Kamis, 13 April 2017

Energi yang paling bermanfaat atau sering digunakan oleh manusia

1. Energi panas
Energi panas atau kalor adalah energi yang dihasilkan akibat perpindahan temperatur. Contoh energi panas sendiri adalah api. Adapun manfaatnya, kita dapat memakai kompor sebagai penghasil panas yang dapat membantu aktivitas memasak minuman maupun makanan untuk kehidupan kita sehari-hari.

Sifat Fisika

Sifat-sifat fisika yaitu sifat-sifat yang tidak ada hubungannya dengan pembentukan zat jenis lain. Sifat-sifat fisika tidak berhubungan dengan pembentukan zat baru dan didasarkan pengamatan serta pengukuran terhadap zat tanpa perubahan kimia.
Sifat-sifat fisika terdiri atas beberapa sifat berikut.

Penemuan Unsur atau Senyawa Baru yang Berguna Bagi Kehidupan

Prof Dr Ciptadi berhasil menemukan senyawa kimia baru yaitu senyawa 1,3-oxaphospholes. Dijelaskannya, senyawa 1,3-oxaphospholes yang ditemukannya itu, terindikasi sebagai senyawa yang bermanfaat untuk antibiotik dan pestisida. Senyawa itu dibuat dari unsur phosphorus. "Saat berada studi di Perancis, saya menemukan 40 senyawa oxaphospholes dan derivat-derivatnya (turunannya)," katanya.
Dari 40 senyawa baru tersebut 30 di antaranya sudah dikirim ke Bayern Jerman, sebuah lembaga farmasi yang ada di Jerman.Sementara 10 senyawa baru lainnya masih dikembangkan oleh 


Energi,Macam-Macam Energi dan Contoh nya

Energi dapat kita peroleh dari sumber-sumber energi yang ada di sekitar kita. Sumber energi yang diperlukan oleh pelari untuk berlari berasal dari bahan makanan yang dimakan.

Selain makanan, masih ada banyak sumber energi lainnya, misalnya matahari, listrik, dan bahan bakar minyak bumi. Untuk lebih memahami tentang energi dan sumber energi, simaklah pembahasan berikut!

Seseorang membutuhkan baterai untuk menyalakan lampu senter. Dengan demikian, baterai merupakan sumber energi. Dari contoh ini dapat kita simpulkan bahwa jika kita memiliki energi maka kita dapat melakukan sesuatu. Jadi,


Periodik Unsur dan Sistem Periodik Unsur

Pada awalnya unsur-unsur dipelajari secara terpisah-pisah. Ketika jumlah unsur yang ditemukan cukup banyak, para ilmuan melakukan upaya untuk mengelompokkan unsur-unsur ke dalam kelompok-kelompok tertentu tetapi pengelompokan masa itu masih sederhana. Pengelompokan yang paling sederhana ialah membagi unsur ke dalam kelompok logam dan nonlogam.
Seiring dengan berjalannya waktu serta perkembangan ilmu kimia, usaha pengelompokan unsur-unsur yang semakin banyak tersebut dilakukan oleh para ahli dengan berbagai dasar pengelompokan yang berbeda-beda, namun dengan tujuan akhirnya sama yaitu cara untuk mempermudah dalam mempelajari sifat-sifat unsur.

#SIP_DesainAplikasi

A. Latar Belakang Alasan  Gangguan tidur sangat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh dan mempengaruhi berbagai aktifitas baik fisik maup...